Gemuruh tepuk tangan di panggung utama Wana Wisata Baturraden, Banyumas, pada Sabtu (27/6) malam lalu, rupanya bukan akhir dari cerita BRI Jazz Gunung Slamet 2026. Melanjutkan esensi dari konsep “Jazztination”, Jazz Gunung Indonesia membuktikan komitmennya untuk merawat ekosistem musik lokal secara nyata dan berkelanjutan melalui ruang-ruang edukasi yang intim.
Tepat hari ini, Minggu, 28 Juni 2026, antusiasme tersebut bergeser ke tengah Kota Purwokerto melalui program bertajuk “Kandahan Jazz”. Bertempat di Coffee Brake, Purwokerto, acara yang dimulai sejak pukul 18.00 WIB ini hadir bukan sekadar sebagai ajang pertunjukan, melainkan sebuah ruang komunal bagi siapa saja yang ingin mengenal, belajar, dan merayakan musik jazz secara lebih dekat.
Melalui event Kandahan Jazz ini, penonton dan talenta lokal berkesempatan mendengar insight industri secara langsung dari para musisi jazz berpengalaman seperti Nesia Ardi, Kevin Yosua, Rio Manuel, dan Hansen Arief.
Menariknya, acara ini terbuka luas untuk publik tanpa syarat harus mahir bermusik atau memiliki latar belakang sekolah musik. Cukup dengan modal rasa ingin tahu dan tiket masuk yang sangat terjangkau senilai Rp50.000—yang sudah termasuk voucher Coffee Brake senilai Rp25.000—networking session dan live performance intim ini sukses menjadi ruang tumbuh yang sehat bagi komunitas kreatif di Purwokerto dan sekitarnya.
View this post on Instagram
Sinergi Digital dan Estafet Menuju Hamparan Bromo
Seluruh kelancaran rangkaian acara, mulai dari pasar UMKM di lereng gunung hingga transaksi di kedai kopi kota, berjalan selaras berkat dukungan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) selaku mitra perbankan resmi. Penggunaan aplikasi super-app BRImo secara cashless terbukti mempermudah penonton dalam menikmati festival secara efisien dan aman.
Suksesnya kolaborasi berlapis di Purwokerto ini kini resmi menjadi pemantik semangat bagi rangkaian petualangan berikutnya. Semangat keintiman, edukasi musik, dan komitmen pelestarian alam ini akan segera dialirkan menuju ujung timur Pulau Jawa.
Rangkaian kedua, BRI Jazz Gunung Bromo 2026, dipastikan siap menyambut Anda pada 18–25 Juli 2026 mendatang di Sukapura, Probolinggo, Jawa Timur. Bersiaplah kembali mengemas jaket tebal Anda untuk menikmati seminggu penuh perayaan budaya melalui program Bromo Sunset, Pameran Seni, Bromo Jazz Camp, Festival Jathilan Majapahit dan Pestaraya Soto Nusantara hingga panggung puncak Amfiteater Jiwa Jawa Resort Bromo yang akan diguncang oleh Isyana Sarasvati, Bilal Indrajaya, Indra Lesmana LLW, hingga musisi mancanegara.
Tiket resmi BRI Jazz Gunung Bromo 2026 sudah dapat Anda amankan melalui laman resmi seketiket.com. Sampai jumpa di hamparan pasir Bromo dan mari kembali merajut harmoni indah bersama semesta!

Jazz Gunung Indonesia merupakan penyelenggaraan musik etnik berskala internasional yang diprakarsai oleh tiga sahabat: Sigit Pramono, Butet Kartaredjasa, dan Almarhum Djaduk Ferianto.
Jazz Gunung Series merupakan salah satu wujud dedikasi Jazz Gunung Indonesia untuk merambah ke gunung-gunung yang tersebar di Indonesia dengan mengangkat pariwisata dan kearifan lokal daerah yang diusung











Discussion about this post