Di tengah sejuknya embus angin pegunungan dan alunan musik jazz yang mulai menggema di Wana Wisata Baturraden, Banyumas, perhatian ribuan pengunjung BRI Jazz Gunung Slamet 2026 hari ini tidak hanya tertuju pada panggung utama. Salah satu sudut venue yang sejak sore tadi dipadati antrean panjang dan dipenuhi gelak tawa adalah booth interaktif milik PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI).
Selaku Official Banking Partner, BRI menghadirkan pengalaman menonton festival yang berbeda dan dinamis melalui deretan games interaktif berhadiah. Keberadaan booth ini menjadi pelengkap sempurna bagi para Jamaah Al-Jazziyah yang ingin melepas penat di sela-sela pergantian penampil, sekaligus berburu hadiah langsung.
Keseruan Berburu Hadiah: Dari ‘Roll to Win’ hingga Saldo Ratusan Ribu
Bagi para pengguna aplikasi super-app BRImo, booth BRI menyuguhkan dua permainan utama yang sangat memanjakan. Hanya dengan menunjukkan akun BRImo yang aktif, pengunjung langsung mendapatkan kesempatan emas untuk memenangkan saldo digital.
“Kita ada dua games. Nah, game yang pertama itu cuma menunjukkan akun BRImo aktif, langsung mendapatkan kesempatan untuk tiga kali kesempatan dapat saldo hingga Rp200.000,” ujar Kaka, salah seorang petugas booth BRI, saat ditemui di sela-sela berlangsungnya konser musik di Baturraden, Sabtu (27/6).
Bagi pengunjung yang gemar berbelanja di pasar UMKM sekitar lokasi festival, tantangan kedua bernama Roll to Win menjadi target utama. Aturannya pun cukup menantang namun mudah: pengunjung cukup menunjukkan tiga bukti transaksi finansial berbeda yang dilakukan melalui aplikasi BRImo pada hari penyelenggaraan acara dengan total minimal Rp150.000.
View this post on Instagram
Berbagai transaksi digital nirsentuh mulai dari pembayaran via QRIS di lapak kuliner, top-up e-wallet, hingga pembelian pulsa dinilai sah untuk ditukarkan dengan kesempatan memutar roda hadiah. Hadiah yang disiapkan pun sangat fungsional bagi penonton alam terbuka, mulai dari tote bag, paper bag, hingga payung eksklusif dari BRI.
Bagi penikmat investasi, BRI juga memberikan jalur cepat (fast track). Pengunjung yang melakukan pembukaan rekening baru atau melakukan top-up Tabungan Emas melalui BRImo minimal Rp350.000 bisa langsung memutar roda Roll to Win tanpa syarat tambahan.
Mendorong Ekosistem Kreatif dan Dampak Ekonomi Berantai
Kehadiran booth interaktif dan penetrasi transaksi digital secara masif ini merupakan bagian dari cetak biru BRI dalam mendukung pariwisata berkelanjutan dan ekonomi kreatif lokal melalui payung konsep “Jazztination”.
Dihubungi secara terpisah, Direktur Network and Retail Funding BRI, Aquarius Rudianto, menegaskan bahwa komitmen dukungan tiga tahun BRI terhadap Jazz Gunung Series dirancang untuk memberikan dampak ekonomi nyata yang luas (multiplier effect).
“BRI percaya bahwa festival berbasis budaya seperti Jazz Gunung memiliki multiplier effect yang besar, tidak hanya bagi pelaku industri kreatif, tetapi juga bagi masyarakat lokal dan sektor pariwisata. Melalui kolaborasi ini, BRI ingin terus hadir mendukung ruang-ruang kreatif yang mampu mengangkat potensi Indonesia ke level yang lebih tinggi,” ungkap Aquarius Rudianto.
Hal senada diamini oleh Sigit Pramono, Founder Jazz Gunung Indonesia. Di tengah riuhnya penonton yang menikmati alunan musik dari Amelia Ong, NonaRia, hingga Mocca malam ini, Sigit menegaskan bahwa kolaborasi perbankan ini sukses mendorong konsep beyond jazz.
“Yang kami lakukan sudah beyond jazz. Stakeholders yang terlibat dalam BRI Jazz Gunung Series tidak hanya sebatas konser musik belaka, tetapi juga para pelaku ekonomi kreatif, pariwisata, UMKM, komunitas lokal, hingga masyarakat setempat yang berperan aktif dalam menggerakkan dan menghidupkan ekosistem kegiatan ini,” pungkas Sigit.
Malam semakin larut di Baturraden, alunan saksofon semakin merdu, dan keseruan bertransaksi digital di booth BRI masih terus berlanjut menemani malam magis para pencinta jazz di lereng Gunung Slamet.

Jazz Gunung Indonesia merupakan penyelenggaraan musik etnik berskala internasional yang diprakarsai oleh tiga sahabat: Sigit Pramono, Butet Kartaredjasa, dan Almarhum Djaduk Ferianto.
Jazz Gunung Series merupakan salah satu wujud dedikasi Jazz Gunung Indonesia untuk merambah ke gunung-gunung yang tersebar di Indonesia dengan mengangkat pariwisata dan kearifan lokal daerah yang diusung











Discussion about this post