Perhelatan akbar BRI Jazz Gunung Slamet 2026 di Wanawisata Baturraden, Banyumas, tinggal menghitung jam. Bagi Anda yang sudah mengantongi tiket untuk menyaksikan harmoni jazz berselimut kabut gunung pada Sabtu, 27 Juni 2026 besok, ada kabar yang sangat menarik dari Jazz Gunung Indonesia.
Melalui pembaruan informasi di akun Instagram resmi @jazzgunung, Jazz Gunung Indonesia secara resmi mengumumkan penyediaan fasilitas Free Shuttle Bus (Bus Jemputan Gratis) sampai lokasi festival. Langkah solutif ini dihadirkan untuk memberikan kenyamanan ekstra, mengurai potensi kemacetan di area wisata Baturraden, sekaligus mengatasi keterbatasan lahan parkir di sekitar lokasi acara.
View this post on Instagram
Titik Kumpul dan Informasi
Berdasarkan update resmi, berikut detail titik kumpul (pick-up point) dan jadwal operasional yang wajib dicatat oleh para penonton:
-
Titik Keberangkatan: Titik Kumpul (Pick Up Point) GOR Satria Purwokerto.
-
Informasi Lebih Lanjut : (088221684386), Irfatul (083891007042)
- Waktu Operasional Keberangkatan: 13.30 – 14.00 – 14.30 – 15.00, Bus akan mulai mengantar penonton dari titik kumpul menuju venue Wanawisata Baturraden secara berkala mulai siang hari menjelang acara dibuka. :
- Waktu Operasional Kepulangan: 22.00, Fasilitas jemputan balik juga akan disediakan langsung setelah seluruh rangkaian panggung musik selesai meredam dinginnya malam di Baturraden.
- Klik link di sini untuk pendaftaran : http://jazzgunung.com/freeshuttlebusjazzgunungslamet2026
Untuk menikmati fasilitas cuma-cuma ini, penonton hanya perlu menunjukkan bukti kepemilikan tiket resmi (e-ticket) BRI Jazz Gunung Slamet 2026 yang telah dibeli melalui seketiket.com saat hendak menaiki bus.

Jazz Gunung Indonesia merupakan penyelenggaraan musik etnik berskala internasional yang diprakarsai oleh tiga sahabat: Sigit Pramono, Butet Kartaredjasa, dan Almarhum Djaduk Ferianto.
Jazz Gunung Series merupakan salah satu wujud dedikasi Jazz Gunung Indonesia untuk merambah ke gunung-gunung yang tersebar di Indonesia dengan mengangkat pariwisata dan kearifan lokal daerah yang diusung











Discussion about this post