Salah satu daya pikat terbesar dari BRI Jazz Gunung Bromo 2026 yang akan digelar pada 24 & 25 Juli 2026 mendatang di Amfiteater Jiwa Jawa Resort Bromo adalah keberaniannya melintasi sekat geografis demi sebuah harmoni universal. Melalui payung besar “Jazztination”, festival garapan Jazz Gunung Indonesia ini kembali mendatangkan talenta internasional untuk menciptakan dialog budaya di atas awan.
Tahun ini, sorotan utama tertuju pada sesosok musisi dunia yang siap membawa warna baru ke atas panggung terbuka: Simone Prattico. Drumer dan komposer kelas dunia asal Italia ini tidak hanya tampil dalam satu proyek, melainkan menjadi poros dari dua kolaborasi masif sekaligus, yakni Ring of Fire Project dan Simone Prattico Java Collective.
Bagaimana latar belakang sang drumer dan kejutan apa yang ia siapkan bersama para maestro jazz kebanggaan Indonesia? Berikut ulasan mendalamnya.
Siapa Simone Prattico? Sang Arsitek Hybrid Grooves Dunia
Lahir dan tumbuh dalam lingkungan musik Eropa yang dinamis, Simone Prattico dikenal di panggung global sebagai drumer yang memiliki insting musikalitas luar biasa unik. Karakter permainannya kerap dijuluki sebagai penyedia “Hybrid Grooves”—sebuah gaya bermain ekspresif yang meleburkan ketukan ritmis Mediterania, sentuhan kultur afro-amerika, hingga bahasa jazz kontemporer yang cair dan terus berkembang.
Prattico bukan sekadar penjaga tempo, melainkan seorang pencerita lewat instrumen drum. Keahliannya dalam menyatukan warna musik barat dengan sensitivitas bunyi-bunyian etnik membuatnya menjadi kolaborator lintas genre yang sangat dicari di industri musik internasional. Bagi Prattico, musik adalah ruang dialog ritmis di mana setiap ketukan harus mampu merespons melodi di sekitarnya dengan penuh kehangatan.
View this post on Instagram
Di Amfiteater Jiwa Jawa Resort Bromo nanti, kehadiran Simone Prattico akan menantang batas kreatif lewat dua proyek komunal yang sangat eksklusif:
1. Bersama Ring of Fire Project & Sri Hanuraga (Hari Pertama – Jumat, 24 Juli 2026)
Proyek musik khusus nan ikonik yang digagas oleh mendiang Djaduk Ferianto ini akan mempertemukan Simone Prattico dengan sang pianis jazz terbaik Indonesia sekaligus kurator festival, Sri Hanuraga. Proyek eksperimental ini akan memadukan keliukan hybrid grooves milik Prattico dengan unsur world music dan nuansa etnik Nusantara yang kental. Eksplorasi ini dipastikan menyuguhkan penampilan yang segar, unik, dan sarat akan kedalaman spiritual alam.
2. Simone Prattico Java Collective feat. Sri Hanuraga & Kevin Yosua (Hari Kedua – Sabtu, 25 Juli 2026)
Lahir dari rasa keingintahuan (curiosity) dan ketertarikan yang mendalam terhadap musik lintas budaya, trio internasional ini dibentuk khusus untuk melahirkan ansambel utuh yang liris. Prattico akan berdialog secara ritmis dengan Sri Hanuraga pada piano serta Kevin Yosua, salah satu pemain kontrabas (double bass) terkemuka di Indonesia. Terinspirasi oleh irama Mediterania, sensitivitas mistis musik Jawa, serta improvisasi jazz modern, ketiganya akan menyajikan interaksi ekspresif di mana setiap instrumen saling menyaut dengan begitu intim di tengah dinginnya kabut malam Bromo.
Akses Mudah Menikmati Jazz Dunia dengan Keuntungan BRImo
Menjadi saksi sejarah dari kolaborasi internasional sekelas Simone Prattico di atas awan Bromo dipastikan akan berjalan semakin sempurna berkat ekosistem digital dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) selaku Official Banking Partner.
Saat ini, penjualan tiket melalui promo eksklusif perbankan, pengguna BRImo bisa menikmati keuntungan Diskon Tiket Hingga 40% yang berlaku untuk semua kategori tiket (Before Sunset Pass, Tribune, VIP, dan VVIP).
Tak hanya itu, kenyamanan bertransaksi digital juga akan menemani Anda saat berburu kuliner hangat atau pakaian pelindung dingin di area Pasar Karya Lokal—bazaar UMKM terintegrasi yang memberdayakan potensi lokal Probolinggo dan Jawa Timur. Dengan melakukan scan QRIS melalui aplikasi BRImo, Anda bisa menikmati potongan langsung:
-
Diskon 20% untuk FnB (minimal belanja Rp50.000, maksimal potongan Rp10.000).
-
Diskon 20% untuk Craft & Merchandise (minimal belanja Rp250.000, maksimal potongan Rp50.000).
Amankan Langkahmu Menuju Bromo!
Kehadiran musisi mancanegara sekelas Simone Prattico yang berpadu dengan kejeniusan musisi lokal seperti Sri Hanuraga, Kevin Yosua, hingga legenda Indra Lesmana LLW feat. Eva Celia & Teza Sumendra membuktikan bahwa BRI Jazz Gunung Bromo 2026 adalah perayaan budaya yang tak boleh dilewatkan.
Jangan tunda lagi, segera unduh atau perbarui aplikasi BRImo Anda, amankan tiket hemat berdiskon 40% sekarang, dan bersiaplah merajut memori terindah berselimut harmoni musik dan semesta pegunungan Tengger!

Jazz Gunung Indonesia merupakan penyelenggaraan musik etnik berskala internasional yang diprakarsai oleh tiga sahabat: Sigit Pramono, Butet Kartaredjasa, dan Almarhum Djaduk Ferianto.
Jazz Gunung Series merupakan salah satu wujud dedikasi Jazz Gunung Indonesia untuk merambah ke gunung-gunung yang tersebar di Indonesia dengan mengangkat pariwisata dan kearifan lokal daerah yang diusung











Discussion about this post