Jazz Gunung

Logo Jazz Gunung White
  • JAZZ GUNUNG
    • JAZZ GUNUNG BROMO
    • JAZZ GUNUNG SLAMET
  • FESTIVAL
    • Jathilan Bromo
    • Sendratari Meras Gandrung
  • ABOUT US
  • NEWS
LIVE
SHOP
Logo Jazz Gunung White
  • JAZZ GUNUNG
    • JAZZ GUNUNG BROMO
    • JAZZ GUNUNG SLAMET
  • FESTIVAL
    • Jathilan Bromo
    • Sendratari Meras Gandrung
  • ABOUT US
  • NEWS
LIVE
SHOP
Logo Jazz Gunung White
  • JAZZ GUNUNG
    • JAZZ GUNUNG BROMO
    • JAZZ GUNUNG SLAMET
  • FESTIVAL
    • Jathilan Bromo
    • Sendratari Meras Gandrung
  • ABOUT US
  • NEWS

Hangat-hangat di Jazz Gunung 2023

Musik dan seni budaya acap kali jadi solusi. Harmoni dalam tiap nada walau berbeda genre nyatanya tetap aman dan dan nyaman masuk ke telinga.

July 23, 2023
Penampilan Atiek Cb Bersama Blue Fire Project Bintang Indiarto Saat Jazz Gunung Bromo 2023

Penampilan Atiek CB bersama Blue Fire Project Bintang Indiarto saat Jazz Gunung Bromo 2023 di Amfiteater Jiwa Jawa Resort, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jatim, Jumat (21/7/2023). KOMPAS/BAHANA PATRIA GUPTA

Kabut kian turun. Penampilan demi penampilan makin rancak. Penonton juga kian memadati lokasi pertunjukan. Udara dingin di kaki Bromo menghangat seiring tiap kolaborasi yang rukun dari lintas genre melebur dalam alunan jazz.

”Wes nanti habis ini ada Ardhito Pranowo eh sopo? Halaaah kok ke sana terus seh! Ardhito Pramono Anung? Ooh Ardhito Pramono. Iyo ono kui (Iya ada itu),” celoteh penyanyi rock Indonesia, Atiek CB, ketika tampil bersama Blue Fire Project Bintang Indrianto yang disambut gelak tawa penonton.

Awalnya, aksi ceplas-ceplosnya di tiap jeda lagu ketika salah menyebut nama belakang founder Jazz Gunung, Sigit Pramono menjadi Sigit Pranowo kurang mendapat sambutan. ”Kok ora ono sik ngguyu seh (Kok enggak ada yang tertawa, sih)? Wedi yo (Takut ya)? Pancen riskan kok saiki ki. Mending ora ngerti wae ya,” sambungnya dibalas tawa penonton akhirnya.

Ocehannya nyerempet memang dengan agenda besar negara pada 2024, yaitu pemilihan umum. Namun, alih-alih berkoalisi menyusun harmoni, para calon peserta yang berambisi terpilih sebagai pemimpin malah sibuk saling jegal sana-sini.

Penampilan Henk Kraaijeveld Quintet Dari Belanda Pada Jazz Gunung Bromo 2023
Penonton saat penampilan Henk Kraaijeveld Quintet dari Belanda pada Jazz Gunung Bromo 2023 di Amfiteater Jiwa Jawa Resort, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jatim, Jumat (21/7/2023). KOMPAS/BAHANA PATRIA GUPTA

Beda dengan aliansi Blue Fire Project yang diinisiasi basis Bintang Indrianto dan selalu memanaskan Jazz Gunung Bromo tiap tahunnya. Blue Fire Project dengan landasan jazz dipadukan musik tradisi Banyuwangi dan tahun ini dikombinasikan juga dengan nuansa rock milik Atiek.

Meski berubah aransemen, para musisi lintas genre ini tetap mampu menebar kehangatan membawakan hits milik Atiek dari ”Optimis”, ”Cemburu”, ”Maafkan”, ”Kau Di Mana”, ”Dia”, dan ditutup dengan ”Terserah Boy”. Suasana ini pun sesuai dengan tema acara tahun ini yaitu, ”Jazz Sejukkan Indonesia”. Rasanya memang benar.

Indonesia yang beragam hanya butuh untuk makin rekat dan bersatu, bukan? Setelah pandemi, masyarakat hanya ingin hidup aman, nyaman, dan baik-baik saja. Musik dan seni budaya acap kali jadi solusi. Harmoni dalam tiap nada walau berbeda genre nyatanya tetap aman dan dan nyaman masuk ke telinga. Tanpa ada rebutan atau saling mendahului dalam koalisi.

Mus Mujiono Feat Sweetswingnoff Tampil Pada Jazz Gunung Bromo 2023
Suasana saat Mus Mujiono Feat Sweetswingnoff tampil pada Jazz Gunung Bromo di Amfiteater Jiwa Jawa Resort, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jatim, Jumat (21/7/2023). KOMPAS/BAHANA PATRIA GUPTA

Perpaduan jazz dan musik tradisi atau etnojazz ini langgeng hingga 15 tahun penyelenggaraannya. Bahkan, tak hanya didatangi oma opa atau papa mama. Para remaja kinyis-kinyis dengan gaya nyentrik berbalut jaket musim dingin atau mantel bulu bergaya dipadu topi beanie (kupluk) dan sepatu warna-warni kini tak ketinggalan.

Terbukti lengkingan memanggil nama Ardhito mulai bersahutan di antara penonton usai penampilan Atiek CB. Dengan kalem, Ardhito menutup malam pertama Jazz Gunung. Sejumlah hits dari beberapa albumnya mengalun indah, dibuka dengan bebunyian musik tradisi dari ”Bila”, ”Fake Optics”, ”Fine Today”, ”Sudah”, ”Waking Up Together”, ”Kata Hatiku” berduet dengan Margie Segers, hingga ”Wijayakusuma”.

”Ada yang pernah ngerasa pengin banget putus karena toxic relationship?” kata Ardhito yang diiiyakan lirih oleh suara para penonton perempuan sebelum membawakan lagu ”I Just” yang dinyanyikannya dalam film Story of Kale: When Someone’s in Love (2020).

Selain dua penampil ini, musisi lain telah mulai menyapa jemaah Al Jazziyah, sapaan akrab para penonton setia Jazz Gunung Bromo, sejak sore. Dari Salma, anak muda asal Probolinggo yang merupakan pemenang Indonesian Idol, kelompok musik Deredia, Mus Mujiono bersama Sweetswingnoff, dan kelompok jazz asal Belanda Henk Kraaijeveld Quintet.

Penampilan Ardhito Pramono Saat Jazz Gunung Bromo 2023
Penampilan Ardhito Pramono saat Jazz Gunung Bromo 2023 di Amfiteater Jiwa Jawa Resort, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Jumat (21/7/2023). KOMPAS/BAHANA PATRIA GUPTA

Jika Ardhito berbicara toxic relationship, Deredia yang juga digawangi anak muda menyinggung sebagian yang dialami generasi Z dan milenial yang terjebak dalam lingkungan kerja beracun dengan atasan yang selalu merasa benar. Lagu ”Sir, Yes Sir” dinyanyikan penuh emosi.

”Buat yang sebel sama kantornya? Kerjaan banyak, gaji enggak naik, atasan ngerasabener padahal enggak jelas. Sekarang waktunya speak up, tetapi hati-hati dipecat,” celetuk Louise, vokalis Deredia yang akrab menyambangi penonton dan mengajak sebagian ke panggung untuk membantunya menyanyi lagu lain seperti ”Bala-bala” dan ”Lagu Dansa”.

Di hari kedua, suasana kian ramai seiring habisnya lebih dari 2.000 tiket yang disediakan. Kolaborasi pun makin panas karena Ring of Fire Project yang juga hanya ada di Jazz Gunung Bromo kini menggandeng Denny Caknan. ”Biasane ki tak kenal maka tak sayang. Wes sayang njuk ditinggal. Bar ditinggal njuk ngirim undangan (Sudah sayang terus ditinggal. Setelah ditinggal terus kirim undangan),” ungkap Denny yang diikuti tawa penonton sesuai menyanyikan ”Andhung-andhung”.

Louise Monique Sitanggang Dari Kelompok Musik Deredia Di Jazz Gunung 2023
Louise Monique Sitanggang dari kelompok musik Deredia menawarkan makanan saat menyanyikan lagu berjudul Bala-bala dalam Jazz Gunung Bromo di Amfiteater Jiwa Jawa Resort, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jatim, Jumat (21/7/2023). KOMPAS/BAHANA PATRIA GUPTA

Setelah itu, ”Kartonyono Medhot Janji” mengundang sekelompok laki-laki yang hadir bersama rekan-rekannya menyanyi dengan segenap jiwa di tengah dingin Bromo. Puncaknya ditutup dengan lagu ”Los Dol” yang membuat para penonton spontan berdiri berjoget. Jazz, tradisi, dan koplo. Pecah.

Selain Denny, sebelumnya ada Margie Segers dan Ermi Kullit berkolaborasi dengan pianis muda Yongkeys. Ada juga Varnasvara dengan gitaris muda Daniel Dyonisius.

Kali ini, kolaborasi juga dilakukan dengan musisi luar negeri. Di hari kedua menjadi puncaknya seperti Jeremy Ternoy Trio dari Prancis, Second Brain dari London bersama pemain saksofon Ricad Hutapea.

Ada juga Henk Kraaijeveld Quintet dari Belanda yang mengejutkan dengan lagu ”Tersiksa Lagi” milik Utha Likumahuwa. Selain itu, mereka juga membuat lagu bertajuk ”Saidjah’s Song” terinspirasi dari karya Multatuli novel Max Havelaar.

”Ini merupakan contoh. Musik bisa ke mana saja dan menyatu dengan apa saja tanpa batas,” ujar Sigit.

Ya, hidup hanya sekali untuk apa menyiksa diri dengan terpecah karena ambisi kan. Yang sejuk-sejuk sajalah.

Malam kedua ini makin mengeratkan para pasangan dan sahabat. Yura Yunita menutup acara dan menenangkan suasana sebelum para penonton beranjak pulang dengan lagu-lagu yang menguatkan tentang penerimaan diri.

Bahkan, di tengah penonton dan sejumlah penampil yang fasih berbahasa Jawa. Yura tetap membawakan lagu andalan bertajuk ”Bandung” yang penuh berbahasa Sunda dan hampir semua penonton lancar bernyanyi bersama. Ah hangat memang.

Source Link

Kompas id

Kompas.id adalah surat kabar nasional Indonesia di bawah naungan PT Kompas Media Nusantara

Related Posts

Jazz Poros Tengah Bergaung Di Gunung

Jazz Poros Tengah Bergaung di Gunung

by Kompas id
August 10, 2025

Awal Juli lalu jagat media sosial dihebohkan dengan polemik ”Festival Jazz yang Enggak Nge-Jazz” yang dilontarkan musisi jazz kenamaan...

Nonton Jazz Gunung Series 3 Ijen 2025

Nonton Jazz Gunung Series 3 Ijen 2025: Musik Syahdu & View Nendang, Bikin Hati Tenang!

by Tribun News
August 10, 2025

Hujan gerimis menambah kesan pegunungan kian kental di tengah penampilan sejumlah musisi jazz dalam gelaran Jazz Gunung Ijen 2025...

Lukisan Cat Air Berjudul Burned But Fruitful

Seni Visual dalam Harmoni Musikal

by Kompas id
July 31, 2025

Karya seni visual bisa disandingkan dengan seni musik seperti yang terlihat di festival Jazz Gunung. Kehadiran mereka menjadi hiburan...

Rogue Tampil Di Jazz Gunung Series 2 Bromo 10

Gemerlap Jazz di Tengah Udara Dingin Gunung Bromo

by Kompas id
July 29, 2025

Menikmati musik jazz tak harus melulu di dalam gedung pertunjukan atau kafe mewah dengan hidangan serba wah. Jazz juga...

Ribuan Penonton Sambut Meriah Bri Jazz Gunung Series 1 & 2 Bromo

Ribuan Penonton sambut meriah BRI Jazz Gunung Series 1 & 2 Bromo

by Jawa Pos TV
July 28, 2025

Event tahunan Jazz Gunung masuk dalam agenda wisata yang dikenal hingga mancanegara, hal ini terlihat dari ribuan penonton yang...

Klcbs Ngobrol Seru Bersama Natasya Elvira

KLCBS Ngobrol seru bersama Natasya Elvira

by KLCBS Bandung
July 27, 2025

Obrolan seru Yudiarso Wibowo bersama Natasya Elvira di Rehat Bromo Jiwa Jawa Resort Bromo jelang penampilannya di BRI Jazz...

Klcbs Ngobrol Seru Bersama Tohpati & Friends

KLCBS Ngobrol seru bersama Tohpati & Friends

by KLCBS Bandung
July 27, 2025

Obrolan seru Yudiarso Wibowo bersama Tohpati & Friends di Rehat Bromo Jiwa Jawa Resort Bromo jelang penampilan mereka di...

Gelaran Jazz Gunung 2025 Di Bromo

Gelaran BRI Jazz Gunung Series 2025 di Bromo, Penonton Antusias Meski Disambut Hawa Dingin

by Tribun News
July 20, 2025

Gelaran Jazz Gunung 2025 resmi digelar di Bromo tepatnya di Amphiteater Jiwa Jawa Resort di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur,...

Press Conference Bri Jazz Gunung Series Tahun 2025

BRI – JAZZ GUNUNG Series, Siap Memasuki Usia 17 Tahun

by Jazz Gunung Indonesia
July 3, 2025

Sebuah perjalanan panjang, dan segera memasuki penyelenggaraan yang ke-17 di tahun 2025, Jazz Gunung, event di Kawasan Bromo, menjelma...

Ring Of Fire Project Bersama Ndaru Ndarboy Menutup Perhelatan Jazz Gunung Bromo 2024

Kemenparekraf Apresiasi Keberhasilan Jazz Gunung Bromo 2024 Menggabungkan Musik, Wisata dan Pemberdayaan Ekonomi Lokal

by Antara
August 21, 2024

Jazz Gunung Bromo 2024 kembali sukses diselenggarakan di Amfiteater Terbuka Jiwa Jawa Resort, Sukapura, Probolinggo, Jawa Timur, pada 19...

Discussion about this post

View this post on Instagram

A post shared by Jazz Gunung (@jazzgunung)

  • ABOUT US
  • PAMERAN SENI VISUAL
  • PROGRAM GUIDE
  • PHOTO GALLERY
  • VIDEO
  • PRESS & MEDIA

Find Us

©2025 ™Trademark of Jazz Gunung

  • ABOUT US
  • PAMERAN SENI VISUAL
  • PROGRAM GUIDE
  • PHOTO GALLERY
  • VIDEOS
  • PRESS & MEDIA

Find Us

©2025 ™Trademark of Jazz Gunung

4999