Jazz Gunung

Logo Jazz Gunung White
  • JAZZ GUNUNG SERIES
    • JAZZ GUNUNG BROMO
    • JAZZ GUNUNG SLAMET
  • ARTISTS
  • ABOUT US
  • BROMO JAZZ CAMP
  • VOLUNTEER
  • NEWS
  • LIVE REPORT
TICKETS
Logo Jazz Gunung White
  • JAZZ GUNUNG SERIES
    • JAZZ GUNUNG BROMO
    • JAZZ GUNUNG SLAMET
  • ARTISTS
  • ABOUT US
  • BROMO JAZZ CAMP
  • VOLUNTEER
  • NEWS
  • LIVE REPORT
TICKETS
Logo Jazz Gunung White
Logo Jazz Gunung White
  • JAZZ GUNUNG SERIES
    • JAZZ GUNUNG BROMO
    • JAZZ GUNUNG SLAMET
  • ARTISTS
  • ABOUT US
  • BROMO JAZZ CAMP
  • VOLUNTEER
  • NEWS
  • LIVE REPORT
  • TICKETS

Home » Semesta Berdendang di Qris Jazz Gunung Slamet

Semesta Berdendang di Qris Jazz Gunung Slamet

Semesta berdendang di Baturraden. Gelaran Qris Jazz Gunung Slamet merayakan karya manusia sekaligus mensyukuri ciptaan Yang Mahakuasa.

October 16, 2023
Musisi Marcell Tampil Dalam Pergelaran Qris Jazz Gunung Slamet 2023

Musisi Marcell tampil dalam pergelaran Qris Jazz Gunung Slamet di Baturraden, Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (14/10/2023). WILIBRORDUS MEGANDIKA WICAKSONO

Beratapkan langit dan berselimutkan suhu 24 derajat celsius, ribuan penonton larut dalam melodi dan ritme jazz lincah. Mereka turut berdendang melantunkan tembang-tembang yang dibawakan musisi kenamaan Marcell Siahaan pada ajang Qris Jazz Gunung Slamet.

Sejak penampilan perdana membawakan lagu ”Mau Dibawa ke Mana”, Marcell seolah telah berhasil menyihir penonton. Duduk beralaskan hamparan rumput sambil dinaungi pucuk-pucuk pepohanan pinus, damar dan cemara, bahu serta kepala mereka turut bergoyang perlahan.

Muda-mudi terutama kelahiran 90-an kian dibuat histeris dan berdebar-debar tatkala musisi papan atas itu turun ke panggung lalu bernyanyi di tengah-tengah para penonton. Pendar layar gawai terus merekam aksi sang musisi.

Deretan lagu-lagu seperti ”Ketika Kau Menyapa”, ”Firasat”, ”Peri Cintaku”, ”Semusim”, ”Takkan Terganti”, dan ”Hanya Memuji” seolah menghipnosis semua yang hadir. Suasana nan syahdu dibalut sorot lampu aneka warna seolah membawa kembali ke masa lalu.

Nuansa nostalgia membuat orang-orang turut berdendang juga bergoyang. ”Buat saya, cuacanya menyenangkan. Dinginnya masih manusiawi,” kata Marcell di Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (14/10/2023).

Pembukaan Pergelaran Qris Jazz Gunung Slamet 2023
Pembukaan pergelaran Qris Jazz Gunung Slamet di Baturraden, Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (14/10/2023). KOMPAS/WILIBRORDUS MEGANDIKA WICAKSONO

Meski sempat khawatir dan bersiap menghadapi suhu ekstrim, Marcell bersyukur bisa tampil optimal pada pergelaran jazz gunung Slamet yang perdana ini. ”Menurut saya posisi penonton juga menyenangkan. Posisi panggung dan segala macam pas. Jadi ketika men-deliver lagunya pun bisa tersampaikan dengan baik. Hampir 80 persen penonton ikut menyanyikan lagu-lagu saya,” tutur penyanyi bertubuh jangkung ini.

Ajang musik Qris Jazz Gunung Slamet sukses digelar di kawasan Wana Wisata Baturraden Palawi, Sabtu (14/12/2023) malam. Pergelaran musik berskala nasional ini diwarnai kolaborasi kesenian tradisional lengger banyumasan, fashion show batik banyumasan, serta diharapkan turut mendongkrak ekonomi masyarakat.

”Terima kasih karena kami bisa berpartisipasi dalam acara yang sangat luar biasa sekali. Tujuannya adalah meningkatkan pariwisata domestik kita, khususnya. Insya Allah acara ini bisa terus berjalan secara kontinu dan makin baik lagi di masa mendatang,” kata Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti.

Seperti diketahui, Qris Jazz Gunung Slamet diprakarsai Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto Rony Hartawan, Inisiator Jazz Gunung Sigit Pramono, Founder Benihbaik sekaligus Penasihat Jazz Gunung Slamet Andy F Noya. Setelah Jazz Gunung Indonesia sukses 15 tahun menggelar ajang musik jazz di Bromo dan Ijen, kini secara perdana jazz gunung digelar di lereng Gunung Slamet, Banyumas.

”Ini sebenarnya kita mencoba membangun mimpi karena mimpi itu adalah suatu yang nyata, yang tertunda, membangun mimpi dengan sinergi untuk memberdayakan ekonomi sehingga hasilnya bisa menjadi legacy,” kata Rony.

Ia mengisahkan, gagasan membuat pergelaran ini berwal dari bincang-bincang sambil ngopi bersama Andy F Noya setelah ajang Dieng Culture Festival.

Menurut Rony, lewat ajang bertajuk ”Baturraden Creative Festival” ini, diharapkan Baturraden bisa naik kelas. Gelaran ini pun turut melibatkan masyarakat setempat khususnya kelompok sadar wisata Kemutug Lor dan para pelaku UMKM. ”Pemberdayaan ekonomi khususnya pariwisata itu punya efek snowball. Kalau event jalan, ada efek bagi kuliner, transportasi, bahkan ekonomi kreatif bisa muncul,” paparnya.

Penari Lengger Lanang, Rianto, Tampil Dalam Pergelaran Qris Jazz Gunung Slamet 2023
Penari Lengger Lanang, Rianto, tampil dalam pergelaran Qris Jazz Gunung Slamet di Baturraden, Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (14/10/2023). KOMPAS/WILIBRORDUS MEGANDIKA WICAKSONO

Rangkaian acara diawali dengan sajian musik jazz dari grup musik asal Purwokerto, Jess Kidding. Disusul kemudian penampilan grup musik Jagarta yang membawakan sejumlah lagu, seperti ”Sesaat Kau Hadir” dan juga “Januari”.

Penampilan Jagarta kian meriah oleh kolaborasi jazz serta tarian lengger. Rianto, penari Lengger Lanang, naik ke panggung dengan mengenakan topeng serta menari luwes mengikuti irama jazz dari Jagarta.

”Agak sedikit kesulitan saat mengikuti ritme iramanya, tapi di sini saya mengambil posisi bagaimana Lengger membaur dengan penonton atau masyarakat. Jazz ini jadi tantangan bagi pegiat lengger bagaimana mengombinasikannya,” tutur Rianto.

Sementara itu, di sisi timur, tujuh peraga busana dari Oemah Karnaval berlenggak-lenggok di atas undakan tanah. Layaknya berjalan di atas catwalk fashion show, mereka tampak anggun mengenakan kostum karnaval berbalut batik khas banyumasan.

Realino Yoga (30) dan istrinya, Gita Hapsari (32), warga Purwokerto, mengatakan senang dengan pergelaran jazz yang juga diwarnai dengan atraksi kesenian tradisional pada awal acara. ”Saya suka jazz, apalagi ini ada Marcell. Tempatnya bagus, di ruangan terbuka, enak. Unik ada lengger dan bisa kombinasi. Ini sesuatu yang fresh,” kata Gita.

Warsugi (57), salah satu pedagang pecel di acara ini, pun bersyukur bisa berjualan di acara ini. Sekitar 4 jam dirinya bisa menjual sekitar 300 porsi pecel dengan harga Rp 10.000 per porsi.

Penggunaan QRIS (Quick Response Code Indonesia Standar) sebagai cara pembayaran non-tunai juga membantunya dalam berdagang. ”Pakainya mudah dan tangan tidak perlu kena uang sehingga tetap bersih ketika melayani pembeli,” ujar Warsugi.

Dihubungi terpisah, Ketua Badan Pimpinan Cabang Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Banyumas Irianto mengapresiasi ajang musik berskala nasional ini. Di Banyumas ada 184 hotel dan 225 rumah makan/restoran anggota PHRI. Acara ini menarik minat wisatawan dari luar daerah dan membuat ekonomi menggeliat dan menambah okupansi hotel sekitar 10 persen dari biasanya sekitar 70 persen menjadi 80 persen.

”Kami menyambut baik event-event seperti ini digelar di kemudian hari,” tutur Irianto.

Penari Lengger Lanang Tampil Dalam Pergelaran Qris Jazz Gunung Slamet 2023
Penari Lengger Lanang, Rianto, tampil dalam pergelaran Qris Jazz Gunung Slamet di Baturraden, Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (14/10/2023). KOMPAS/WILIBRORDUS MEGANDIKA WICAKSONO

Semarak Qris Jazz Gunung Slamet mewarnai pekatnya malam di Baturraden. Bersama Marcell dan para bintang musisi jazz, semesta pun berdendang merayakan harmoni kehidupan. Di sanalah termaktub spirit Jazz Gunung Indonesia: merayakan karya manusia sekaligus mensyukuri alam semesta ciptaan Sang Mahakuasa.

Source Link

 

Kompas id

Kompas.id adalah surat kabar nasional Indonesia di bawah naungan PT Kompas Media Nusantara

Related Posts

RRI Pro 2 Malang Ulas Kesiapan H 1 Jelang BRI Jazz Gunung Bromo 2026

RRI Pro 2 Malang Ulas Kesiapan H-1 Jelang BRI Jazz Gunung Bromo 2026

by Jazz Gunung Indonesia
July 23, 2026

 Menjelang pembukaan panggung utama BRI Jazz Gunung Bromo 2026 pada 24–25 Juli esok, dinamika persiapan di kaki Gunung...

Semangat Menghidupkan Jiwa Etnik Di BRI Jazz Gunung Bromo 2026

Mengintip Dapur Ide Kultural: Semangat Menghidupkan Jiwa Etnik di BRI Jazz Gunung Bromo 2026

by KLCBS Bandung
July 20, 2026

 Seni tidak pernah lahir dari ruang kosong. Di balik megahnya sebuah pagelaran kultural, selalu ada narasi panjang, keringat...

Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris Bersama Founder Jazz Gunung Indonesia Sigit Pramono di Amphiteater Seruni Point Kecamatan Sukapura. (Foto : Prokopim)

Jazz Gunung dan Bromo Sunset Music and Culture Perkuat Pariwisata dan Budaya Kabupaten Probolinggo

by Pemkab Probolinggo
July 19, 2026

Jazz Gunung Series Bromo Sunset Music and Culture Vol. 3 kembali menjadi panggung kolaborasi seni, budaya dan pariwisata di...

Andy F. Noya di BRI Jazz Gunung Slamet 2026

Dari Makan Durian hingga Konser Tanpa Sekat, Ini Impresi Andy F. Noya di BRI Jazz Gunung Slamet 2026

by Jazz Gunung Indonesia
June 30, 2026

Keindahan sejati sebuah festival musik luar ruangan sering kali tidak hanya diukur dari kemegahan tata lampu di atas panggung,...

Bri Jazz Gunung Slamet 2026 Berlanjut Lewat Ruang Belajar Kandahan Jazz

Tak Berhenti di Panggung Utama: Kehangatan BRI Jazz Gunung Slamet 2026 Berlanjut Lewat Ruang Belajar “Kandahan Jazz”

by Jazz Gunung Indonesia
June 28, 2026

Gemuruh tepuk tangan di panggung utama Wana Wisata Baturraden, Banyumas, pada Sabtu (27/6) malam lalu, rupanya bukan akhir dari...

Dedikasi Ibu Pertiwi Amelia Ong Untuk Kelestarian Alam Di BRI Jazz Gunung Slamet 2026

Dedikasi “Ibu Pertiwi” Amelia Ong untuk Kelestarian Alam di BRI Jazz Gunung Slamet 2026

by Jazz Gunung Indonesia
June 28, 2026

Solois jazz internasional, Amelia Ong, di panggung BRI Jazz Gunung Slamet 2026 Sabtu (27/6) kemarin, sukses menyisakan getaran emosional...

Simfoni Di Atas Awan Baturraden, Menakar Keberhasilan Regenerasi Dan Intimasi Di Bri Jazz Gunung Slamet 2026

Simfoni di Atas Awan Baturraden: Menakar Keberhasilan Regenerasi dan Intimasi di BRI Jazz Gunung Slamet 2026

by Jazz Gunung Indonesia
June 28, 2026

Musik jazz sering kali diasosiasikan dengan sekat-sekat ruang tertutup yang formal. Namun, di tangan Jazz Gunung Indonesia, pakem tersebut...

Booth Interaktif Bri Jadi Magnet Pengunjung Di Tengah Konser Jazz Gunung Slamet 2026

Berburu Saldo BRImo Hingga Merchandise Eksklusif, Booth Interaktif BRI Jadi Magnet Pengunjung di Tengah Konser Jazz Gunung Slamet 2026

by Jazz Gunung Indonesia
June 27, 2026

Di tengah sejuknya embus angin pegunungan dan alunan musik jazz yang mulai menggema di Wana Wisata Baturraden, Banyumas, perhatian...

Anti Ribet! Ini Panduan Naik Kereta Api (kai) Ke Ke Bri Jazz Gunung Slamet 2026

Anti-Ribet! Ini Panduan Naik Kereta Api (KAI) ke ke BRI Jazz Gunung Slamet 2026

by Jazz Gunung Indonesia
June 26, 2026

Romansa di atas awan sudah di depan mata. Sabtu, 27 Juni 2026 besok, Wana Wisata Baturraden akan menjadi saksi...

Bank BRI Tebar Diskon Tiket 40% Di Jazz Gunung Slamet 2026

Nonton BRI Jazz Gunung Slamet 2026, Bank BRI Tebar Diskon 40% dan Hadiah Menarik Lewat BRImo

by Jazz Gunung Indonesia
June 26, 2026

Kabar gembira menghampiri para calon penonton BRI Jazz Gunung Slamet 2026. Setelah sebelumnya Jazz Gunung Indonesia mengumumkan adanya fasilitas...

Discussion about this post

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Jazz Gunung (@jazzgunung)

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Jazz Gunung (@jazzgunung)

Jazz Gunung Bromopedia
Videos Photo Gallery Press & Media Program Guide

MEMBER OF

Forum Jazz Indonesia

ORGANIZED BY

Jazz Gunung Indonesia
FOLLOW US ON CONTACT US
COPYRIGHT © 2026 JAZZ GUNUNG INDONESIA. All Rights Reserved.
5066
No Result
View All Result
  • JAZZ GUNUNG SERIES
    • JAZZ GUNUNG BROMO
    • JAZZ GUNUNG SLAMET
  • ARTISTS
  • ABOUT US
  • BROMO JAZZ CAMP
  • VOLUNTEER
  • NEWS
  • LIVE REPORT
  • TICKETS

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.