Jazz Gunung

Logo Jazz Gunung White
  • JAZZ GUNUNG SERIES
    • JAZZ GUNUNG BROMO
    • JAZZ GUNUNG SLAMET
  • ARTISTS
  • ABOUT US
  • BROMO JAZZ CAMP
  • VOLUNTEER
  • NEWS
  • LIVE REPORT
TICKETS
Logo Jazz Gunung White
  • JAZZ GUNUNG SERIES
    • JAZZ GUNUNG BROMO
    • JAZZ GUNUNG SLAMET
  • ARTISTS
  • ABOUT US
  • BROMO JAZZ CAMP
  • VOLUNTEER
  • NEWS
  • LIVE REPORT
TICKETS
Logo Jazz Gunung White
Logo Jazz Gunung White
  • JAZZ GUNUNG SERIES
    • JAZZ GUNUNG BROMO
    • JAZZ GUNUNG SLAMET
  • ARTISTS
  • ABOUT US
  • BROMO JAZZ CAMP
  • VOLUNTEER
  • NEWS
  • LIVE REPORT
  • TICKETS

Home » Dari Makan Durian hingga Konser Tanpa Sekat, Ini Impresi Andy F. Noya di BRI Jazz Gunung Slamet 2026

Dari Makan Durian hingga Konser Tanpa Sekat, Ini Impresi Andy F. Noya di BRI Jazz Gunung Slamet 2026

June 30, 2026
Andy F. Noya di BRI Jazz Gunung Slamet 2026

Andy F. Noya bersama Sigit Pramono Founder Jazz Gunung Indonesia di BRI Jazz Gunung Slamet 2026

Keindahan sejati sebuah festival musik luar ruangan sering kali tidak hanya diukur dari kemegahan tata lampu di atas panggung, melainkan dari kedalaman ikatan emosional di bawahnya. Hal inilah yang dibuktikan secara mengagumkan dalam kesuksesan gelaran BRI Jazz Gunung Slamet 2026 yang berlangsung di Wana Wisata Baturraden, Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (27/6) lalu.

Mengusung tema “Jazztination”, seri pembuka ini sempat diuji oleh tantangan alam berupa kabut tebal dan cuaca pegunungan lereng Slamet yang dinamis. Namun, dinamika tersebut justru melahirkan sebuah “keajaiban” kultural yang memikat perhatian jurnalis senior sekaligus tokoh publik nasional, Andy F. Noya. Turut hadir membaur di tengah kerumunan, Andy tak mampu menyembunyikan rasa takjubnya melihat ribuan Jamaah Al-Jazziyah yang tetap bertahan dengan setia mengenakan mantel plastik demi menunggu pertunjukan kembali mengalun hangat.

Bagi Andy F. Noya, konsistensi gelaran Jazz Gunung Slamet hingga mampu menginjak penyelenggaraan tahun ketiga sepenuhnya merupakan buah dari dedikasi dan fanatisme penontonnya. Ia bahkan sempat mengenang masa-masa sulit pada edisi sebelumnya di mana panitia hampir menyerah akibat kendala cuaca ekstrem.

“Kenapa Jazz Gunung ini bisa tiga kali di Gunung Slamet? Karena ada teman-teman yang datang untuk menonton. Kami jujur saja hari itu sudah nyerah. Kita bilang, ‘Tuhan apa yang terjadi, terjadilah.’ Dan ada keajaiban, teman-teman. Karena kami waktu sampai di sini kaget, banyak teman-teman yang masih bertahan di sini, kerukupan (berselimut) sama plastik,” kenang Andy F. Noya penuh haru.

Loyalitas tanpa batas dari penonton inilah yang dinilai Andy menjadi fondasi utama festival ini tetap tegak berdiri. Begitu suasana mereda, area amfiteater terbuka kembali dipadati penonton yang duduk lesehan dengan tertib, menyerap sejuknya udara Baturraden sembari menikmati sajian harmoni berkelas tanpa sekat.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Jazz Gunung (@jazzgunung)

Atmosfer kehangatan tersebut langsung terasa membubung tinggi ketika grup musik retro-jazz NonaRia naik ke atas panggung dan memecah keheningan malam lewat aransemen memikat lagu klasik “Juwita Malam”.

Di sela-sela penampilan interaktif mereka—termasuk momen ikonik saat turun langsung mengajak penonton bernyanyi lesehan di atas rumput—vokalis NonaRia, Nesia Ardi, melontarkan sebuah pandangan filosofis yang tajam mengenai perkembangan musik jazz di kalangan generasi muda saat ini. Ia menolak keras anggapan usang yang menyebut jazz sebagai musik eksklusif kalangan atas.

“Kita tidak akan bilang kalau jazz itu untuk kelas elit tertentu. Karena jazz itu muncul dari bawah, dari kaum yang marginal gitu. Apakah kalian akan mencari tahu sejauh itu atau tidak,” tegas Nesia Ardi.

Nesia menilai, ketertarikan masif anak muda era kini terhadap jazz dipicu oleh kejenuhan terhadap warna musik mainstream dalam satu dekade terakhir. Didukung oleh keterbukaan informasi internet, personel NonaRia lainnya, Nanin Wardhani, menambahkan bahwa generasi sekarang memiliki kebebasan mengeksplorasi dan mempelajari sejarah jazz lebih dalam hingga ke era tahun 20-an dan 30-an.

Sensasi Unik ‘Kampung Durian’ dan Estafet Menuju Bromo

Selain keintiman musik, keunikan radikal dari BRI Jazz Gunung Slamet 2026 diakui oleh sang Pendiri Jazz Gunung Indonesia, Sigit Pramono. Festival ini berhasil mengawinkan seni pertunjukan dengan potensi agrowisata petani lokal melalui kehadiran ruang Kampung Durian. Penonton dapat mencicipi berbagai varietas durian Nusantara secara langsung di area festival.

“Satu-satunya konser jazz di dunia, orang bisa makan durian sekaligus. Dan itu bisa terjadi di Purwokerto,” ujar Sigit Pramono bangga.

Sinergi perputaran ekonomi kreatif ini berjalan dengan sangat aman dan efisien berkat dukungan penuh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) sebagai mitra perbankan resmi festival. Lewat kemudahan transaksi digital non-tunai via super-app BRImo, seluruh transaksi di lapak UMKM lokal dan Kampung Durian berjalan cepat tanpa hambatan.

Pengalaman berharga dan catatan sukses dari lereng Slamet ini kini resmi menjadi estafet energi bagi perhelatan berikutnya yang jauh lebih masif. Rangkaian kedua, BRI Jazz Gunung Bromo 2026, bersiap menyambut Anda pada 18–25 Juli 2026 di Amfiteater Jiwa Jawa Resort Bromo, Probolinggo, Jawa Timur. Jangan lewatkan kesempatan Anda untuk menjadi bagian dari fanatisme budaya ini dan segera amankan tiket resmi Anda melalui laman seketiket.com!

logo_jazz_gunung_-_black-removebg-preview
Jazz Gunung Indonesia

Jazz Gunung Indonesia merupakan penyelenggaraan musik etnik berskala internasional yang diprakarsai oleh tiga sahabat: Sigit Pramono, Butet Kartaredjasa, dan Almarhum Djaduk Ferianto.

Jazz Gunung Series merupakan salah satu wujud dedikasi Jazz Gunung Indonesia untuk merambah ke gunung-gunung yang tersebar di Indonesia dengan mengangkat pariwisata dan kearifan lokal daerah yang diusung

Related Posts

Bri Jazz Gunung Slamet 2026 Berlanjut Lewat Ruang Belajar Kandahan Jazz

Tak Berhenti di Panggung Utama: Kehangatan BRI Jazz Gunung Slamet 2026 Berlanjut Lewat Ruang Belajar “Kandahan Jazz”

by Jazz Gunung Indonesia
June 28, 2026

Gemuruh tepuk tangan di panggung utama Wana Wisata Baturraden, Banyumas, pada Sabtu (27/6) malam lalu, rupanya bukan akhir dari...

Dedikasi Ibu Pertiwi Amelia Ong Untuk Kelestarian Alam Di BRI Jazz Gunung Slamet 2026

Dedikasi “Ibu Pertiwi” Amelia Ong untuk Kelestarian Alam di BRI Jazz Gunung Slamet 2026

by Jazz Gunung Indonesia
June 28, 2026

Solois jazz internasional, Amelia Ong, di panggung BRI Jazz Gunung Slamet 2026 Sabtu (27/6) kemarin, sukses menyisakan getaran emosional...

Simfoni Di Atas Awan Baturraden, Menakar Keberhasilan Regenerasi Dan Intimasi Di Bri Jazz Gunung Slamet 2026

Simfoni di Atas Awan Baturraden: Menakar Keberhasilan Regenerasi dan Intimasi di BRI Jazz Gunung Slamet 2026

by Jazz Gunung Indonesia
June 28, 2026

Musik jazz sering kali diasosiasikan dengan sekat-sekat ruang tertutup yang formal. Namun, di tangan Jazz Gunung Indonesia, pakem tersebut...

Booth Interaktif Bri Jadi Magnet Pengunjung Di Tengah Konser Jazz Gunung Slamet 2026

Berburu Saldo BRImo Hingga Merchandise Eksklusif, Booth Interaktif BRI Jadi Magnet Pengunjung di Tengah Konser Jazz Gunung Slamet 2026

by Jazz Gunung Indonesia
June 27, 2026

Di tengah sejuknya embus angin pegunungan dan alunan musik jazz yang mulai menggema di Wana Wisata Baturraden, Banyumas, perhatian...

Anti Ribet! Ini Panduan Naik Kereta Api (kai) Ke Ke Bri Jazz Gunung Slamet 2026

Anti-Ribet! Ini Panduan Naik Kereta Api (KAI) ke ke BRI Jazz Gunung Slamet 2026

by Jazz Gunung Indonesia
June 26, 2026

Romansa di atas awan sudah di depan mata. Sabtu, 27 Juni 2026 besok, Wana Wisata Baturraden akan menjadi saksi...

Bank BRI Tebar Diskon Tiket 40% Di Jazz Gunung Slamet 2026

Nonton BRI Jazz Gunung Slamet 2026, Bank BRI Tebar Diskon 40% dan Hadiah Menarik Lewat BRImo

by Jazz Gunung Indonesia
June 26, 2026

Kabar gembira menghampiri para calon penonton BRI Jazz Gunung Slamet 2026. Setelah sebelumnya Jazz Gunung Indonesia mengumumkan adanya fasilitas...

BRI Jazz Gunung Slamet 2026 Sediakan Fasilitas 'free Shuttle Bus' Menuju Baturraden

BRI Jazz Gunung Slamet 2026 Sediakan Fasilitas ‘Free Shuttle Bus’ Menuju Wana Wisata Baturraden

by Jazz Gunung Indonesia
June 26, 2026

Perhelatan akbar BRI Jazz Gunung Slamet 2026 di Wanawisata Baturraden, Banyumas, tinggal menghitung jam. Bagi Anda yang sudah mengantongi...

Menjemput Intimasi BRI Jazz Gunung Slamet 2026 Di Lereng Baturraden

Menjemput Intimasi BRI Jazz Gunung Slamet 2026 di Lereng Baturraden

by Jazz Gunung Indonesia
June 25, 2026

 Bagi sebagian orang, musik jazz adalah tentang ruang tertutup yang elegan. Namun, bagi Jazz Gunung Indonesia, musik jazz...

Festival Musik BRI Jazz Gunung Series 2026 Hadirkan Pengalaman Jazz Di Atas Pegunungan

BRI Jazz Gunung Series 2026 Siap Digelar, Konsisten Sajikan Festival Jazz Berkelanjutan

by Kompas id
June 19, 2026

Dari sekian banyak festival jazz di Indonesia, Jazz Gunung mungkin bukan yang paling ambisius untuk menggaet sebanyak mungkin penonton....

Jazz Gunung Slamet 2026 Padukan Musik, Wisata Alam, dan Kuliner Lokal

by Jazz Gunung Indonesia
June 16, 2026

BRI Jazz Gunung Slamet 2026 kembali digelar di kawasan Wanawisata Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada 27 Juni 2026....

Discussion about this post

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Jazz Gunung (@jazzgunung)

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Jazz Gunung (@jazzgunung)

Jazz Gunung Bromopedia
Videos Photo Gallery Press & Media Program Guide

MEMBER OF

Forum Jazz Indonesia

ORGANIZED BY

Jazz Gunung Indonesia
FOLLOW US ON CONTACT US
COPYRIGHT © 2026 JAZZ GUNUNG INDONESIA. All Rights Reserved.
6543
No Result
View All Result
  • JAZZ GUNUNG SERIES
    • JAZZ GUNUNG BROMO
    • JAZZ GUNUNG SLAMET
  • ARTISTS
  • ABOUT US
  • BROMO JAZZ CAMP
  • VOLUNTEER
  • NEWS
  • LIVE REPORT
  • TICKETS

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.