View this post on Instagram
Rangkaian sepekan penuh BRI Jazz Gunung Bromo 2026 yang berlangsung pada 18–25 Juli 2026 tidak hanya menawarkan kepuasan batin lewat untaian nada di atas panggung amfiteater. Lebih dari itu, Jazz Gunung Indonesia konsisten mengajak para penikmatnya untuk menyatu erat dengan ekosistem alam, merawat kebugaran fisik, sekaligus mengasah kepekaan visual terhadap magisnya lanskap pegunungan Tengger.
Program kolaboratif bertajuk Jazz Gunung Pagi Pagi Trekking Club (PPTC) – 10K Morning Photo Walk resmi dihadirkan untuk membawa Anda menyusuri keindahan fajar Bromo secara lebih dekat. Perjalanan melewati 3 checkpoint menjadi ruang eksplorasi visual bagi para Jama’ah Al-Jazziyah untuk saling menangkap momen terbaik, sudut lanskap tersembunyi, hingga kehangatan kebersamaan di sepanjang jalur.

Jazz Gunung Indonesia merupakan penyelenggaraan musik etnik berskala internasional yang diprakarsai oleh tiga sahabat: Sigit Pramono, Butet Kartaredjasa, dan Almarhum Djaduk Ferianto.
Jazz Gunung Series merupakan salah satu wujud dedikasi Jazz Gunung Indonesia untuk merambah ke gunung-gunung yang tersebar di Indonesia dengan mengangkat pariwisata dan kearifan lokal daerah yang diusung










Discussion about this post